Dari Seragam ke Partai Babak Baru H. Asmar Menahkodai PKB Kepulauan Meranti
JAKARTA-PESISIRNUSANTARA,. Suasana kawasan Kota Tua Jakarta pada Rabu (22/7/2026) menjadi saksi lahirnya babak baru perjalanan politik AKBP (Purn) H. Asmar.
Di tengah deretan bangunan bersejarah Taman Fatahillah, mantan perwira menengah Polri yang kini menjabat Bupati Kepulauan Meranti itu resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, H. Asmar menjadi bagian dari 514 Ketua DPC PKB dari seluruh Indonesia yang dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Momentum ini sekaligus menandai dimulainya konsolidasi besar PKB dalam memperkuat organisasi hingga ke tingkat daerah.
Prosesi berlangsung khidmat, Setelah Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid membacakan petikan Surat Keputusan, seluruh pengurus mengucapkan sumpah dan janji jabatan, Dengan satu kalimat yang sederhana namun penuh makna, Cak Imin mengukuhkan amanah tersebut.
“Dengan demikian, atas nama DPP PKB saudara-saudari saya nyatakan dilantik.”
Bagi H. Asmar, amanah baru ini menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya mengabdi kepada masyarakat.
Berbekal pengalaman sebagai anggota Polri dan kepala daerah, ia kini memikul tanggung jawab untuk membangun kekuatan organisasi politik yang dekat dengan masyarakat.
Dalam kepengurusan DPC PKB Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2026–2031, H. Asmar akan didampingi H. Idris, M.Si sebagai Sekretaris dan Masnur, SH, MM sebagai Bendahara, Ketiganya diharapkan mampu menghadirkan kepengurusan yang solid, adaptif, serta mampu menjawab tantangan politik dan pembangunan daerah.
Namun, menjadi Ketua DPC PKB bukanlah amanah yang diraih dengan mudah, Ketua Bidang Pengelola Organisasi DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa proses seleksi berlangsung sangat ketat, Sebanyak 1.816 kandidat dari seluruh Indonesia mengikuti rangkaian Musyawarah Cabang, uji kompetensi profesional, hingga tes psikologi yang melibatkan lembaga pendidikan tinggi dan psikolog profesional.
Dari ribuan kandidat tersebut, hanya 514 orang yang akhirnya dipercaya memimpin DPC PKB di seluruh Indonesia, termasuk H. Asmar di Kepulauan Meranti.
DPP PKB juga menerapkan standar kepemimpinan yang berbeda, Para Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC diwajibkan menandatangani kontrak komitmen serta kontrak kinerja. Kepemimpinan mereka akan dievaluasi secara berkala berdasarkan capaian organisasi.
Artinya, jabatan bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata, Bagi masyarakat Kepulauan Meranti, pelantikan ini membuka harapan baru agar PKB semakin aktif memperjuangkan aspirasi rakyat, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, kepemimpinan H. Asmar di DPC PKB akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah konsolidasi partai di Kepulauan Meranti, Tantangan telah menanti, tetapi begitu pula peluang untuk membangun organisasi yang semakin kuat, inklusif, dan hadir di tengah kebutuhan masyarakat.




