Dari Bhayangkara ke Nahkoda Partai H. Asmar Mengayuh Harapan Baru untuk Kepulauan Meranti

Berita, Nasional, Riau21 Dilihat
banner 468x60

Dari Bhayangkara ke Nahkoda Partai H. Asmar Mengayuh Harapan Baru untuk Kepulauan Meranti

banner 336x280

JAKARTA – PESISIRNUSANTARA. Di setiap perjalanan pengabdian, ada saat ketika seseorang harus meninggalkan satu medan perjuangan untuk melangkah ke medan yang lain.

Seragam boleh dilepas, tetapi panggilan untuk melayani tak pernah benar-benar berakhir. Begitulah babak baru yang kini dijalani AKBP (Purn) H. Asmar.

Di tengah suasana historis Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Rabu (22/7/2026), langkah H. Asmar terasa lebih dari sekadar menghadiri sebuah pelantikan, Di lokasi yang menyimpan jejak panjang perjalanan bangsa itu, mantan perwira menengah Polri yang kini menjabat Bupati Kepulauan Meranti tersebut menerima amanah baru sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2026–2031.

Momentum itu menjadi penanda bahwa perjalanan pengabdian memiliki banyak wajah, Dulu ia mengabdi melalui seragam kepolisian, kini ia dipercaya memimpin sebuah organisasi politik yang diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi rakyat dan arah pembangunan daerah.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional DPP PKB yang melantik 514 Ketua DPC dari seluruh Indonesia, Setelah Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid membacakan petikan Surat Keputusan, seluruh pengurus mengucapkan sumpah jabatan sebelum Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengucapkan kalimat yang menandai lahirnya kepemimpinan baru.

“Dengan demikian, atas nama DPP PKB saudara-saudari saya nyatakan dilantik.”
Kalimat itu sederhana, tetapi mengandung amanah yang besar. Sebab di balik sebuah jabatan, tersimpan harapan ribuan kader dan jutaan masyarakat yang menantikan kerja nyata.

Bagi H. Asmar, kepemimpinan di PKB bukan sekadar posisi politik, Ia adalah ruang pengabdian yang lebih luas, Pengalaman panjang sebagai anggota Polri, kemudian dipercaya masyarakat memimpin Kepulauan Meranti sebagai bupati, menjadi bekal penting untuk membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.

Dalam menjalankan roda organisasi, H. Asmar akan didampingi H. Idris, M.Si sebagai Sekretaris dan Masnur, SH, MM sebagai Bendahara. Ketiganya memikul tanggung jawab untuk merawat soliditas partai sekaligus membangun komunikasi yang semakin erat dengan masyarakat Kepulauan Meranti.

Namun amanah itu bukan hadiah yang datang begitu saja, Ketua Bidang Pengelola Organisasi DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa proses penentuan Ketua DPC melalui tahapan yang panjang dan kompetitif, Sebanyak 1.816 kandidat mengikuti Musyawarah Cabang, asesmen profesional hingga uji psikologi yang melibatkan lembaga independen.

Dari ribuan nama itu, hanya 514 orang yang akhirnya dipercaya memimpin DPC PKB di seluruh Indonesia, Kepercayaan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga tentang integritas, kapasitas, dan kesiapan menerima evaluasi.
DPP PKB bahkan mewajibkan seluruh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC menandatangani kontrak komitmen serta kontrak kinerja.

Kepemimpinan mereka akan dievaluasi secara berkala berdasarkan capaian organisasi, Sebuah pesan tegas bahwa jabatan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membuktikan dedikasi.

Bagi masyarakat Kepulauan Meranti, pelantikan H. Asmar menghadirkan harapan baru, Harapan agar PKB semakin hadir di tengah persoalan masyarakat, memperjuangkan aspirasi hingga ke pelosok desa, sekaligus menjadi mitra pembangunan yang mampu menyatukan berbagai elemen daerah.

Politik pada akhirnya bukan hanya tentang perebutan kekuasaan. Politik adalah tentang menghadirkan manfaat bagi banyak orang. Dan di Kota Tua Jakarta, tempat sejarah bangsa terus hidup dalam setiap sudut bangunan, H. Asmar memulai perjalanan baru.

Ia telah meninggalkan seragam Bhayangkara, Namun semangat pengabdiannya tetap sama: menjaga kepercayaan, merawat harapan, dan mengayuh masa depan Kepulauan Meranti menuju negeri yang lebih baik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *